Serius Bertarung di Pilpres, Gerindra Jateng Jaga Komunikasi Baik dengan Parpol Lain

banner 120x600

BERITAU.ID, SEMARANG – Partai Gerindra Jawa Tengah optimis bisa memenangkan kontestasi Pilpres maupun Pileg di 2024 ini. Tak hanya sekadar menang semata, Gerindra ingin melakukannya dengan baik dan fair.

Untuk itu, Partai Gerindra terus menjaga komunikasi yang baik dengan Parpol-Parpol lain di Jawa Tengah. Komunikasi baik itu tidak hanya dilakukan dengan parpol-parpol di kubu lawan, seperti PDIP, PKB, PKS dan lainya. Namun juga dilakukan bersama parpol lain yang belum memiliki kursi di DPRD Jateng.

banner 325x300

Ketua DPD Gerindra Jateng Sudaryono mengatakan kontestasi Pemilu dalam konteks Pilpres, Pileg, maupun Pilkada terkadang mengharuskan parpol beda pilihan. Namun beda pilihan itu tidak boleh membuat kondisi masyarakat panas dan saling bermusuhan.

“Kita diperintah oleh Pak Prabowo untuk tidak menyerang, menjelekkan, memfitnah, hoaks baik itu calon atau parpol lain. Setiap parpol pasti ingin menang tapi kita ingin dengan cara yang baik dan fair,” tandasnya, Senin (20/11/2023).

Di sisi lain, Sudaryono mengatakan setidaknya ada 3 alasan memiliki optimis menang di Pilpres dan mengantarkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka jadi Presiden dan Wakil Presiden. Pertama, saat ini Partai Gerindra semakin solid dan kompak serta mesin partai jauh lebih baik daripada pemilu sebelumnya.

Kedua, koalisi yang digalang Gerindra, Koalisi Indonesia Maju, berisikan 9 parpol. “Artinya mesin partai ada sembilan, Jumlah Calegnya kali sembilan dan Jurkam kali sembilan. Maka Sudah ada kesepakatan bahwa koalisi ini dibawa sampai level TPS. Maka Jurkam untuk pasangan Prabowo-Gibran lebih banyak Koalisi Indonesia Maju dibanding koalisi lainnya,” ujar Sudaryono.

Ketiga, sosok Cawapres Gibran Rakabuming Raka adalah asli Jawa Tengah. Gibran juga anak Pak Jokowi dan saat ini menduduki jabatan Wali Kota Solo. Saat dilakukan survei sebelumnya, sosok Gibran juga menjadi magnet bagi masyarakat Indonesia.

“Secara personal terkenal, populer dan disukai. Ini adalah amunisi tambahan,” ujarnya.

Sudaryono juga mengingatkan bahwa kemenangan Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming raka tak boleh hanya sekadar menang semata. Namun kemenangan mesti diraih dengan cara yang baik dan fair.

Meski sama-sama mengincar kemenangan di Jawa Tengah, Partai Gerindra Jateng tetap berkomunikasi baik dengan semua parpol lawan. Baik itu dalam kontestasi Pilpres maupun Pileg.

Dalam konteks Pilpres, parpol-parpol yang ada di Indonesia maupun Jateng terbagi menjadi tiga kubu. Yakni pengusung dan pendukung Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Dalam Pileg, masing-masing parpol juga berjuang untuk meloloskan kadernya sebanyak mungkin di DPR RI, DPRD Provinsi/kabupaten dan kota.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Yudi Indras Wiendarto mengakui Jawa Tengah memiliki pemilih yang seksi untuk menjadi rebutan semua parpol. Apalagi sebagian besar adalah pemilih pemula, generasi Z dan generasi milenial.

Melihat pemilih muda yang jumlahnya besar maka parpol harus bisa memanfaatkan momen ini untuk memberikan edukasi berpolitik yang baik dan benar. “Jangan memprovokasi, menjelek-jelekkan, tapi sebaliknya harus mengedukasi dengan baik adik-adik pemilih yang bisa jadi baru pertama kali memiliki hak pilih di Pemilu ini,” ujar Yudi Indras.

Di sisi lain, Yudi Indras juga berharap media massa harus memiliki peran yang sama yakni mengedukasi pembaca dengan benar. Jangan sampai membuat konten yang bombastis namun imbasnya akan merusak generasi kedepannya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *