Peresmian Media Management Center Jadi Penutup Manis Masa Jabatan AKBP Edi Rahmat Mulyana di Batang

BERITAU.ID,BATANG – Sebelum resmi bertugas sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus) Polda Jawa Barat, mantan Kapolres Batang AKBP Edi Rahmat Mulyana meninggalkan jejak penting bagi institusi yang pernah ia pimpin. Selasa (13/1/2026).

Ia meresmikan Media Management Center (MMC) Polres Batang, sebuah pusat pengelolaan informasi modern yang digadang menjadi wajah baru kehumasan kepolisian di era digital.

Peresmian ini menjadi agenda terakhir Edi usai serah terima jabatan Kapolres Batang kepada AKBP Veronika sehari sebelumnya.

Meski tongkat komando sudah berpindah, Edi kembali ke Mapolres Batang untuk menuntaskan misi yang lama ia rancang: menghadirkan ruang komunikasi publik yang representatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Bangunan MMC yang kini berdiri megah dulunya merupakan gedung koperasi.

Melalui proses revitalisasi, tempat itu disulap menjadi pusat komando informasi dengan fasilitas ruang konten, studio podcast, hingga sarana pendukung kehumasan.

Dalam sambutannya, AKBP Edi menegaskan bahwa keberadaan media center adalah kebutuhan mendasar bagi Polri.

“Di era digitalisasi, informasi bisa diakses kapan saja dan dari mana saja. Polri harus mampu mengelola arus informasi yang deras agar tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Edi berharap MMC tidak hanya dimanfaatkan internal kepolisian, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dengan insan pers dan pegiat media sosial.

“Saya tinggalkan media center ini agar dipergunakan dengan baik. Teman-teman media bisa memanfaatkan ruang podcast, jangan sungkan,” ujarnya.

Menurutnya, MMC bukan sekadar bangunan fisik, melainkan representasi wajah Polres Batang dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Ia ingin suasana kerja di dalamnya mendorong lahirnya ide-ide kreatif dan inovasi baru di bidang kehumasan.

Edi juga menitipkan pesan kepada Kapolres Batang yang baru, AKBP Veronika, agar melanjutkan dan mengembangkan keberadaan MMC.

“Mudah-mudahan satu visi dan misi, sehingga apa yang sudah dibangun bisa terus berkembang,” ucapnya.

Selama kepemimpinannya, bidang kehumasan Polres Batang mencatat prestasi membanggakan dengan menembus tiga besar lomba kehumasan tingkat kepolisian.

“Itu tidak tercipta begitu saja, melainkan melalui konsep matang,” tambahnya.

Inovasi ini mendapat apresiasi dari Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Batang, Ahmad Ujianto, yang menilai revitalisasi gedung menjadi MMC sebagai bukti komitmen Polres Batang terhadap keterbukaan informasi publik.

Ketua PWI Batang, Kutnadi, juga menyebut langkah tersebut progresif karena memperkuat hubungan Polri dengan media.

Dengan hadirnya Media Management Center, Polres Batang diharapkan menjadi contoh pengelolaan informasi yang transparan, cepat, dan akurat, sekaligus mempererat sinergi antara kepolisian, media, dan masyarakat.(say)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *